Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tekan Adanya Stunting, Puskesmas Pasongsongan Gelar Pembinaan KPM Selama Tiga Hari

 

www.milenial.web.id

Dalam upaya pencegahan dan penanganan kasus stunting, Puskesmas Pasongsongan menyelenggarakan pertemuan bersama Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Kader Posyandu sekecamatan Pasongsongan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 20 hingga 22 September 2022.

Pertemuan yang berlangsung di Aula Puskesmas Pasongsongan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para KPM serta Kader Posyandu.

Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah dr. Yusnia Wardani, dr. Diah Rozah Pratiwi dan dr. Iin Husnaini Dwi Rahayu Melasari. Ketiganya merupakan dokter di lingkungan Puskesmas Pasongsongan.

Materi yang disajikan di hari pertama hingga hari ketiga, yaitu mengenai peningkatan peran dan tugas KPM & Kader Posyandu dalam penanganan stunting, Pembinaan KPM Terkait 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta pemantauan pertumbuhan perkembangan bayi dan balita dalam Komunikasi Antar Pribadi (KAP).




Perlu kita ketahui bersama bahwa potensi sumber daya alam di kecamatan Pasongsongan sangat besar, baik hasil laut maupun hasil buminya. Seharusnya secara matematis tidak kita temukan permasalahan yang menyangkut gizi masyarakat utamanya stunting. Oleh karena itu dibutuhkan analisa mendalam untuk menemukan akar permasalahan penyebab Pasongsongan menjadi salah satu kecamatan lokus stunting.

Jika salah satu penyebab stunting adalah mengenai perilaku dan pola asuh yang salah maka hal ini harus mendapatkan perhatian yang serius dari kita semua, masyarakat harus dibimbing dan ditingkatkan pengetahuannya agar memperbaiki kondisi yang selama ini mereka anggap benar sesuai dengan budaya dan kearifan lokal.

(Roz/Den)

Posting Komentar untuk "Tekan Adanya Stunting, Puskesmas Pasongsongan Gelar Pembinaan KPM Selama Tiga Hari"