Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sempat Diragukan, Kini Puncak Lanjari Gelar Festival Bergengsi

 

www.milenial.web.id

Festival Paralayang Bupati Cup Tahun 2022 di Puncak Lanjari Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan, Sumenep diikuti sebanyak 38 peserta. Ketua Panitia Paralayang Puncak Lanjari Syamsul Arifin menyebutkan, dari 38 peserta itu dari berbagai wilayah di Jawa Timur.

Rincianya, Sumenep 3 orang, Bangkalan 5, Surabaya 2, Batu 4, Kota malang 2, Blitar 5, Tuban 4, Ponorogo 3, Madiun 1, Magetan 1, Ngawi 2 dan Jember 6 orang.

Yuk...! Intip Keseruan Festival Paralayang di Puncak Lajari, Soddara!


Dalam sambutannya Ia mengisahkan perjuangannya yang tidak mudah. Bukit Lanjari sudah dibersihkan sejak tahun 2019 dan diniatkan untuk dijadikan lokasi atlet paralayang. Namun, banyak pihak yang meragukan, karena medan yang digarap adalah perbukitan yang belum terawat dan aksesnya sangat sulit.

Dengan tekad yang kuat serta dukungan berbagai elemen utamanya setelah mendapat izin dari Bupati, semangat para pemuda desa semakin menggebu-gebu untuk menggelar kegiatan festival paralayang.

Menurutnya, Festival Paralayang di Puncak Lanjari merupakan pertama kali diselenggarakan di Madura dengan persiapan yang sangat singkat yakni 15 hari.

“Kami bergerak cepat, hanya bermodalkan semangat dan ingin ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi, akhirnya acara ini dapat berlangsung”, terangnya.

Baginya, hujan bukanlah halangan untuk memantapkan diri menyukseskan festival Paralayang se Jatim itu.

“Terimakasih Bupati Bapak Sumenep dan seluruh elemen yang mensuport kami dalam penyelenggaraan event ini,” tandasnya.

(Roz/Den)

Posting Komentar untuk "Sempat Diragukan, Kini Puncak Lanjari Gelar Festival Bergengsi"