Header Ads

Mengenal Sentra Penghasil Produk Kelautan dan Perikanan di Pasongsongan


KIM Milenial - Pasongsongan
Dengan latar pemandangan yang elok di pesisir pantai pulau Madura, bagian dari pemandangan yang indah dan berbudaya. Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai (UPT. PPP) Pasongsongan merupakan pelabuhan perikanan yang sangat strategis dan potensial. Terletak di jalur utama pantai utara Pulau Madura, yang menghubungkan antara Kabupaten Sumenep dengan Kabupaten Pamekasan. Tepatnya di wilayah Desa Pasongsongan Kec. Pasongsongan Kab. Sumenep. Disinilah tempat para nelayan tradisional Pasongsongan berkemas untuk berlayar dan berlabuh. Laut seakan menjadi rumah kedua bagi para nelayan untuk mengais rezeki, dengan menggunakan armada tradisional dan alat tangkap yang ramah lingkungan mereka selalu siap berjibaku dengan ombak.

UPT. PPP Pasongsongan, dibangun pada tanggal 24 Maret 1982 dengan nama Gedung Pelelangan Ikan yang diresmikan oleh Direktur Jendral Perikanan, Abdu Rachman. Pada tanggal 13 Juli 2013 diganti dengan nama Unit Pelabuhan Perikanan Pendaratan Ikan (UPPPI) Pasongsongan yang diresmikan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur  Dr. Soekarwo di Kec. Pakong Kab. Pamekasan. Kemudian pada tanggal 30 Juni 2014, sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Prov. Jawa Timur, No. 118.4/11 8 29/11 6. 01/2014, tentang perubahan instalasi di lingkungan hidup DKP Provinsi Jawa Timur, maka berubah nama menjadi Instalasi Pelabuhan Perikanan (IPP) Pasongsongan, di bawah UPT. Pelabuhan Perikanan Bulu, Tuban.

Selanjutnya, pada tanggal 04 November 2016, terbit Peraturan Gubernur Nomor 115 tahun 2016, tentang Numenklatur Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja UPT. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, maka IPP Pasongsongan berubah menjadi UPT. Pelabuhan dan Pengelolaan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (P2SKP) Pasongsongan.

Di awal tahun 2018, sesuai Peraturan Gubernur No. 74 tahun 2018, tentang Numenklatur, Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja UPT. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, maka UPT. P2SKP Pasongsongan berubah lagi menjadi Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai (UPT. PPP) Pasongsongan.

Dalam sejarah panjang, keberadaan UPT. PPP Pasongsongan memegang peran yang sangat penting dalam rangka ikut serta mensejahterakan kehidupan para nelayan dengan cara memberikan fasilitas dan pelayanan yang optimal. Ada kurang lebih 90 armada yang melaut setiap harinya dengan hasil tangkapan rata-rata 50 ton per hari.
Aktivitas masyarakat nelayan di area UPT. PPP  Pasongsongan


Kolam labuh UPT. PPP Pasongsongan


Dari data statistik yang ada, selama 4 tahun terakhir (2016 s/d 2019) tercatat produksi hasil tangkapan di atas 2 juta kg pertahun.


Tahun
Produksi (Kg)
Nilai (Rp)
2016
2.666.760
38.656.706.300
2017
2.214.497
41.069.527.376
2018
2.919.373
37.277.014.900
2019
2.402.397
Januari s/d September

Jenis hasil tangkapan di antaranya, Kakap merah, Layang, Kembung, Bawal Hitam, Tembang, Tongkol, Daun Bambu, Tengiri, Alu-alu, Mayung, Selar, Bentong, Lemadang, Semar, Cumi-cumi, Pari, Banyar dan Layur. Tentu saja aneka hasil tangkapan tersbut memiliki nilai ekonomi yang tinggi dengan cara di pasarkan di tingkat regional hingga manca Negara.

Secara garis besar, jenis pelayanan yang diberikan UPT. PPP Pasongsongan, diantaranya; Pendaratan ikan, tambat labuh dan bongkar-muat; Distribusi air bersih; Pemasaran dan distribusi ikan; Penyajian data-data statistik; Pelayanan dokumen kapal SIUP dan SIPI; Pemantauan usaha penangkapan ikan; Kesyahbandaran pelabuhan perikanan; Pelestarian dan pengembangan; Penyedia areal industri perikanan; Pelayanan fasilitas perbaikan kapal; Pengendalian lingkungan kelautan perikanan; Pelayanan infomasi penangkapan ikan dan informa cuaca; serta Pusat pembinaan nelayan.

Dalam menjalakan fungsi pelayanan kepada masyarakat nelayan, UPT. PPP Pasongsongan didukung dengan beberapa fasilitas, baik fasilitas pokok, fasilitas fungsional, maupun fasilitas penunjang.

Fasilitas Pokok
-          Lahan
-          Kolam labuh
-          Break water (sisi barat)
-          Break water (sisi timur)
-          Dermaga
-          Drainase
-          Jalan
: 2 ha
: 1,5 ha
: 170 m
: 200 m
: 210 m
: 1.028 m
: 481 m

Fasilitas Fungsional
-          Gedung TPI
-          Kantor administrasi
-          Gedung pertemuan nelayan
-          Instalasi listrik
-          Gedung pengepakan ikan
-          Gapura alur keluar-masuk
-          Direksi keet
-          Tandon air
-          Rumah dinas
-          Kantor poskamladu
-          Los jarring
-          Doking kapal
-          Gudang barang
-          Los ikan
-          Kios nelayan
-          Gudang bengkel
: 1 unit, 33x10 m
: 1 unit, 10x16 m x2
: 1 unit, 11x21 m
: 20.600 KWH
: 8 unit, 10x6 m
: 1 unit
: 2 unit, 10x8 m
: 1 unit
: 4 unit, 3 tipe 70, dan 1 tipe 100
: 1 unit, 8x15 m
: 1 unit, 10x45 m
: 2 unit, 15x28 m
: 1 unit, 6x9 m
: 10 unit, 5x5 m
: 25 unit, 3x4 m
: 1 unit, 6x9 m

Fasilitas Penunjang
-          Kendaraan roda 4
-          Kendaraan roda 3
-          Kendaraan roda 2
-          Pos jaga
-          MCK
-         Kapal patrol Speed Boat, pengawasan Hiu-Paus 06
: 2 unit
: 2 unit
: 3 unit
: 1 unit, 6x6 m
: 1 unit, 4x3 m
: 1 unit, 2 mesin kapasitas @200 PK

(Roz/Den)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh enjoynz. Diberdayakan oleh Blogger.